Tampilkan postingan dengan label jual jahe. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jual jahe. Tampilkan semua postingan

25 November 2016

Chiki, Chiki, Chiki dan Makanan Ringan

Di Los Ukuran 2 x 1,5 m x 2 Ibu Ida Watiningsih Dari Kel. Baran Kec. Ambarawa,  setiap hari di Pasar Desa Sumowono menjual aneka makan ringan kering yang dibungkus plastik pabrikan (Chiki,Chiki, Chiki). Jajanan ini banyak disukai oleh anak-anak usia sekolah dasar, apa saja yang terdapat di los Ibu Ida Watiningsih, meliputi aneka roti, kering, kue kering, dan aneka snack makanan ringan pabrikan. Para pedagang warung ndeso dari berbagai daerah di Wilayah Sumowono, Limbangan, Kaloran dan Pringsurat banyak yang kulakaan di los Ibu Ida Watiningsih. Dengan ciri khasnya Ibu Ida yang ramah banyak canda menjadikan losnya banyak langganan dari ndeso yang berbelanjan di Los Ibu Ida Watiningsih.
semoga laris terus Bu Ida !!!!!!



Cangkul, Gergaji, Sabit dan Palu

Cangkul, Gergaji, Sabit Palu, linggis merupakan peralatan pertukangan dan pertanian yang harus dimilki oleh setiap orang yang berprofesi sebagai petani, Tukang bangunan, atau kepala keluarga. alat-alat semacam ini memang sangat dibutuhkan dalam sebuah keluarga atau sebagai sarana untuk bekerja bagi mereka pekerja kasar. Di Pasar Desa Sumowono yang mana wilayahnya wilayah pegunungan yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani, pekebun atau pekerja bangunan, maka Bapak M. Kholil dari Dusun Kalibanger Rt. 02 Rw. 03 Desa Lanjan Sumowono menjembatani bagi para petani dan pekerja kasar yang membutuhkan alat-alat di atas, dapat membeli di Kiosnya yaitu Di Pasar Desa Sumowono. Aneka jenis alat pertukangan, pertanian dan perkebunan dapat anda beli di Kios Bapak M. Kholil ini. 


23 November 2016

Mereka Yang Semangat Dengan Tenaga

Inilah sebagian dari mereka yang hampir kurang lebih  4 - 4,5 tahun setia mewujudkan bangunan Pasar Desa Sumowono, para pekerja ini mulai dari Kepala Tukang, Tukang dan pekerja, setiap hari sejak awal thn 2012 s.Nopember 2016 ini masih aktif bekerja di Pasar Desa Sumowono, mereka adalah warga Dari Desa Sumowono yang memiliki komitmen mewujudkan Pasar Desa Sumowono. Kenapa proyek Pasar Desa Sumowono berjalan bertahun-tahun karena Proyek Pasar Desa Sumowono ini proyek swakelola oleh masyarakat Desa Sumowono, yang mana tanpa ada sedikitpun uang hingga terwujud sebuah Pasar Desa Sumowono, semua ini berkat kerja keras dari Warga Desa Sumowono, Pemerintah Desa Sumowono dan Panitia Pembangunan Pasar Desa Sumowono pada Khususnya.



22 November 2016

Abrak dan Bolo Pecah (cq. Lurah Pasar Desa Sumowono)


Dijual-dijual dijual itulah yang diucapkan oleh Bp. Munawir yang berjualan Abrak dan Bolo Pecah di Pasar Desa Sumowono,  meskipun beliau yang dituakan di Pasar Desa Sumowono sebagai kepala Pasar Desa Sumowono, beliau dengan tanpa malu-malu menjajakkan barang dagangganya dengan penuh semangat kepada calon para pembeli yang akan berbelanja di Pasar Desa Sumowono, tidak ada yang berbeda dengan pedagang-pedagang yang lain. Beliau berdagang di pasar Desa Sumowono sama dengan pedagang yang lainnya tidak ada perlakuan yang khusus, meskipun beliau menjadi Kepala Pasar Desa Sumowono. ada berbagai jenis barang perabot rumah tangga dari yang berbahan besi, kayu dan palstik seperti kompor gas, elpiji, tikar, karpet, aneka perabot dari bahan bambu, dll. Selamat berdagang pak semoga terus laris manis.



Jahe-Jahe-Jahe-Jahe



Numpang Promo bagi bapak ibu Yang membutuhkan jahe Setiap Hari Pasaran Kliwon dan Pahing Pasar Desa Sumowono kec. Sumowono kab. Semarang, anda dapat memilih dan membeli secara langsung dari Petani atau dari Pedagang di Pasar Desa Sumowono, ada berbagai jenis jahe yang dapat anda temukan di Pasar Desa Sumowono. Disini anda jika membeli jahe anda dapat memilih dengan harga sesuai pasaran lokal.


20 November 2016

Sijantan Berkokok Dari Lereng Ungaran (Pasar Desa Sumowono)


Si jengger merah dan berjalu tajam, itulah sebutan untuk si ayam jago, di Pasar Desa Sumowono saat hari pasar Kliwon atau Pahing Ibu Hj. Zaeni dari Dusun Sumowono RT. 01 RW. 01 Ds.Sumowono menjajakannya beberapa ayam jago di kios ukuran 2,5 x 3 m2. Bagi anda yang ingin ayam jago dari lereng gunung ungaran bisa anda beli di Kios Pasar Desa Sumowono Ibu Hj. Zaeni. ayan jago ini ayam yang berasal dari para peternak di wilayah Kab. Temanggung, kab. Kendal dan Kab. Semarang yang mana mereka setiap hari Pasaran Pasar Desa Sumowono menjual hasil ternak pribadinya seperti Ayam Jago (Si jengger merah dan jalu tajam).





17 November 2016

Lapis Manis Legit

Snack basah dan mengenyangkan ini masih eksis dari dahulu sampai sekarang, berbahan dari tepung beras dan gula makanan ini masih dapat kita jumpai, diantaranya di los ukuran 1 x 1,5 m pasar desa sumowono kab. semarang, Kak Ross nama panggilannya di pasar masih setia menjajakkan barang dangan lapis ini, meskipun lapis ini Kak Ross tidak membuatnya sendiri, Kak Ross hanya menjualkan dari para ibu-ibu rumah tangga di sekitar desanya yang membuka home industri lapis manis legit ini. selain mengenyangkan lapis ini juga menyehatkan, karena meggunakan bahan alami dari lingkungan. Selain lapis mansi legit ini Kak Ross juga menjula aneka sncak basah dan snack kering lainnya. Semua ini dia lakoni guna membatu sang suami dalam memenuhi kebutuhan rumah tangganya. Disamping itu profesi sebagai pedagang merupakan ptrofesi terun temurun di keluarga Kak Ross.
selamat berjualan Kak Ross semoga terus laris..... amiiin.




13 November 2016

Buah Segar, Buah Segar dan Buah segar buah segar


                      Di Kios ukuran 3 x 3,5 m ibu Tulasih dari Dusun Bodean RT. 01 RW. 03 Desa Candigaron Kec. Sumowono desa yang berbatasan dengan kabupaten Temanggung sudah puluhan tahun berjualan aneka maca jenis buah-buhan segar, baik buah lokal maupun buah impor, meskipun di Pasar Desa potensi keuntungan berjualan buah segar ini sangat menggiurkan. sehingga bu setengah baya ini dengan penuh semangat berjualan buah segar di Pasar Desa Sumowono.
laris manis terus bu !!!! amiinn.




Candil (Si Coklat yang manis legit)


                          Bubur candil, merupakan salah satu khasanah kuliner di Indonesia khususnya terbanyak di Pulau Jawa ini, menu sarapan atau jajanan ini sudah jarang kita temui, hanya daerah-daerah tertentu yang masih dapat kita jumpai Bubur Candilnya, terbuat dari tepung beras ketan, dan tepung kanji, makanan ini akan sangat nikmat jika dikonsumsi dalam keadaan masih hangat. Di Pasar Desa Sumowono di los ukuran 1 x 1,5 m bapak Darman warga Dusun Karangwetan RT. 02 RW. 02 Ds. Sumowono Kec. Sumowono dan istri setiap pagi menjual menu makanan ini, selain bubur Candil beliau juga menyediakan bubur Sum-sum dan bubur delima. (Jenang Baning dan Jenang Delimo). di kemas menggunakan plastik Bubur Candil pak Darmanto sudah mencapai wilayah pemasaran Kab. Kendal, Kab,. Temanggung, Kota Semarang dan beberapa kecamatan di Kab. Semarang.
dibantu oleh putrinya Bapak Darmanto melayani para pembeli, yang mayoritas Bapak Sayur gerobak yang memasarkan Bubur Candilnya ke beberapa Kabupaten di Jawa Tengah.
semoga terus sukses Bubur Candilnya Pak Darmanto





9 November 2016

Si Putih dan Si Merah

       
             
                      Lauk pauk ini sudah tidak asing lagi di telingan dan di lidah kita yaitu berbahan dari Sari Kedelai yang diperas dan di ambil sari-sarinya dia adalah TAHU, di Pasar Desa Sumowono ada beberapa pedagang yang menjual Tahu baik itu tahu putih (SI PUTIH) maupun tahu merah (SI MERAH). salah satu pedagang tahu di Pasar Desa Sumowono adalah pasutri Joko dan Nevi dari Dusun Sukorono Desa Sumowono Kec. Sumowono Kab. Semarang, semangat mereka menjual tahu karena kandungan gizi dan manfaatnya bagi tubuh sehingga hal inilah yang menyemangati mereka menjual tahu :


Kandungan Gizi Pada Tahu
  • Energi 32 kilo kalori
  • Protein nabati bebas lemak 1,4 gr
  • Klsium 21,2 mg
  • Zat  besi 0,13 mg
  • Karbohidrat utuh hanya 0,3 gr
  • Lemak tak jenuh 2,8 gr
  • Vitamin B komplek, vitamin E,
  • serat pangan,
  • Mengandung keratin.
Beberapa manfaat mengkonsumsi TAHU
Mencegah rambut rontok
Rambut manusia terbuat dari protein yang disebut keratin. Dengan mengkonsumsi tahu setiap hari, rambut akan mendapatkan protein yang dibutuhkan untuk memproduksi lebih banyak rambut dan menjaganya tetap sehat. Daripada membayar mahal untuk perawatan rambut, lebih baik mengkonsumsi tahu sebagai makanan sehari-hari untuk mengurangi rambut rontok. Selain lebih ekonomis, kita juga mendapatkan manfaat kesehatan yang lain, bukan?
Memperlambat proses penuaan
Tahu diketahui juga dapat mengurangi proses penuaan dengan mempertahankan elastisitas kulit dan otot-otot wajah yang mengalami penuaan. Mengkonsumsi 40 mg isoflavon kedelai setiap hari dapat mengurangi keriput dan meningkatkan elastisitas kulit setelah 8 sampai 12 minggu. Membuat masker dari tahu juga dapat membantu memelihara kesehatan kulit.
Pada perempuan menopause, tahu dapat mengurangi risiko tulang keropos karena mengandung kalsium yang sangat tinggi. Tahu juga efektif untuk mencegah rheumatoid arthritis, serta dapat membantu menyeimbangkan kadar estrogen pada masa pra-menopause.
Meningkatkan sirkulasi darah
Tahu menjadi pilihan makanan sehat karena kandungan zat besi dan tembaga di dalamnya dapat meningkatkan sirkulasi darah. Kandungan nutrisi tersebut mencegah gejala anemia dan menjaga organ tubuh tetap bekerja dengan lancar karena oksigenasi yang tepat.
Rendah kalori
Di dalam tahu, terdapat banyak kandungan nutrisi yang penting bagi tubuh seperti Vitamin K, thiamin, riboflavin, Vitamin B6, dan folate, serta mengandung sebagian kecil dari asam pantothenic dan niacin dimana kombinasi dari berbagai macam nutrisi tersebut dapat mencegah meningkatnya berat badan. Tentu makanan yang sangat tepat bagi Anda yang ingin membantuk otot tubuh.
Menjaga kesehatan tulang
Selain nutrisi yang telah disebutkan di atas, tahu juga mengandung mineral lain seperti tembaga, seng, selenium, dan mangan yang sangat penting bagi kesehatan tulang. Sehingga, mengkonsumsi tahu juga dapat menjaga tubuh dari penyakit osteoporosis dan arthritis.
Mengandung selenium
Selenium merupakan zat yang penting untuk kesehatan dan keseimbangan kelenjar tiroid yang berfungsi untuk menjaga ratusan proses di dalam tubuh dan dapat meningkatkan metabolisme.
Memberikan rasa kenyang dan tanpa lemak jenuh
Tahu diketahui dapat memberikan rasa kenyang yang dapat mencegah makan berlebihan. Selain itu, tahu juga tidak mengandung lemak jenuh yang merupakan penyebab penyakit jantung, hipertensi, dan berbagai macam penyakit lainnya.




 

8 November 2016

Manfaat Mengkonsumsi Tempe


                        Dengan akun FB Ipank pasangan suami istri yang berasal dari Kota Pekalongan ini penuh semangat menjajakan barang dangannya berupa TEMPE, profesi sebagai pengusaha tempe ini sudah mereka lakoni puluhan tahun yang lalu. Di lapak/los ukuran 1 x 1,5 m Pasar Desa Sumowono blok Tahap II setiap pagi dari pukul 01.00 s.d 07.00 pagi mereka menghabiskan tempe-tempe hasil tangan mereka. mengapa mereka memilih tempe sebagai produk yang mereka buat dan mereka jual karena mereka berpandangan bahwa dengan mengkonsumsi tempe akan memberikan manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh, diantara manfaat mengkonsumsi tempe adalah sebagai berikut :


  • Sumber Energi
Nah, bagi yang lagi piknik atau lagi menjalankan program diet, tempe merupakan makanan yang cocok. Sebab, di dalam tempe terdapat kandungan vitamin B2 yang memiliki manfaat untuk membantu proses metabolisme energi dalam tubuh. Jadi, tempe juga dapat menjadi sumber energi nabati yang baik. Selain itu, tempe juga cocok digunakan sebagai menu program diet.
  • Menurunkan Kolesterol
Protein nabati dari tempe dapat berguna untuk menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL dalam darah. Sehingga dapat mencegah terjadi penyumbatan pada pembuluh darah yang akan berakhir dengan penyakit jantung. Selain itu, tempe juga dapat meningkatkan kadar HDL atau kolesterol baik dalam darah dan dapat pula menurunkan kadar gula dalam darah.
  • Mencegah Kanker
Adanya kandungan antioksidan di dalam tempe, jenis isoflavon membuat tempe memiliki manfaat untuk mencegah radikal bebas akibat polusi yang dapa pula memicu tumbuhnya sel kanker dalam tubuh. Sehingga kandungan isoflavon tersebut dapat berfungsi untuk mencegah beberapa macam jenis kanker seperti kanker payudara, kanker rahim dan kanker prostat.
  • Mencegah Hipertensi
Tempe ternyata dapat menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Sebab adanya kandungan magnesium di dalam tempe. Kandungan tersebut memiliki fungsi untuk mencegah terjadinya hipertensi dan mencegah terjadinya pembekuan darah. Jadi, apabila ingin terhindar dari hipertensi konsumsilah tempe. Namun jangan terlalu banyak ya, secukupnya saja.
  • Melancarkan Pencernaan
Tempe yang berbahan dasar kedelai memiliki kandungan serat yang cukup tinggi di dalamnya. Serat tersebut memiliki manfaat untuk melancarkan sistem pencernaan. Selain itu, serat di dalamnya juga bermanfaat untuk mengikat lemak dalam tubuh. Alhasil berat badan akan tetap terjaga dan cocok untuk program diet.
  • Mencegah Gejala Menopause
Selain dapat mencegah tumbuhnya sel kanker, kandungan zat antioksidan, isoflavon di dalam tempe ternyata juga dapat mencegah gejala menopause yang biasa terjadi pada para wanita. Kandungan isoflavon tersebut dapat berguna untuk mengatur estrogen.





6 November 2016

Jajanan Pasar (Kemasan Modern)


Banyak beredar jajanan pasar yang sekarang kemasannya menggunakan mika/plastik, jarang sekali jenis jajanan pasar yang menggunakan pembungkus dari daun pisang atau daun jati. hal ini terjadi karena telah terjadi peralihan pola hidup / gaya hidup serba praktis dan isntan.  Di Pasar Desa Sumowono anda dapat temukan jajan serupa di atas di Los/Lapak Mas Mustain dari Pakis Ds. Pakis Kec. Limbangan Kab. Kendal. yang setiap pagi hari menjajakkan berang dangannya di Pasar Desa Sumowono.







15 Agustus 2016

Otonomi Desa Menurut Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa



Otonomi Desa Menurut Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa
Indonesia sebagai sebuah negara dibangun diatas dan dari desa. Dan desa adalah pelopor sistem demokrasi yang otonom dan berdaulat penuh. Sejak lama, desa telah memiliki sistem dan mekanisme pemerintahan serta norma sosial masing-masing. Inilah yang menjadi cikal bakal sebuah negara bernama Indonesia ini. Namun, sampai saat ini pembangunan desa masih dianggap seperempat mata oleh pemerintah. Kebijakan pemerintah terkait pembangunan desa terutama pembangunan sumber daya manusianya sangat tidak terpikirkan. Istilah desa disesuaikan dengan asal-usul, adat istiadat, dan nilai-nilai budaya masyarakat di setiap daerah otonom di Indonesia. Setelah UUD 1945 diamandemen, istilah desa tidak lagi disebut secara eksplisit.
Desa atau yang disebut dengan nama lain telah ada sebelum Negara Kesatuan Republik Indonesia terbentuk. Sebagai bukti keberadaannya, Penjelasan Pasal 18 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (sebelum perubahan) menyebutkan bahwa “Dalam territori Negara Indonesia terdapat lebih kurang 250 “Zelfbesturende landschappen” dan “Volksgemeenschappen”, seperti desa di Jawa dan Bali, Nagari di Minangkabau, dusun dan marga di Palembang, dan sebagainya. Daerah-daerah itu mempunyai susunan Asli dan oleh karenanya dapat dianggap sebagai daerah yang bersifat istimewa. Negara Republik Indonesia menghormati kedudukan daerah-daerah istimewa tersebut dan segala peraturan negara yang mengenai daerah-daerah itu akan mengingati hak-hak asal usul daerah tersebut”. Oleh sebab itu, keberadaannya wajib tetap diakui dan diberikan jaminan keberlangsungan hidupnya dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Keberagaman karakteristik dan jenis desa, atau yang disebut dengan nama lain, tidak menjadi penghalang bagi para pendiri bangsa (founding fathers) ini untuk menjatuhkan pilihannya pada bentuk negara kesatuan. Meskipun disadari bahwa dalam suatu negara kesatuan perlu terdapat homogenitas, tetapi Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap memberikan pengakuan dan jaminan terhadap keberadaan kesatuan masyarakat hukum dan kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak tradisionalnya.
Dalam kaitan susunan dan penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, setelah perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, pengaturan desa atau disebut dengan nama lain dari segi pemerintahannya mengacu pada ketentuan Pasal 18 ayat (7) yang menegaskan bahwa “Susunan dan tata cara penyelenggaraan Pemerintahan Daerah diatur dalam undang-undang”. Hal itu berarti bahwa Pasal 18 ayat (7) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 membuka kemungkinan adanya susunan pemerintahan dalam sistem pemerintahan Indonesia.
Melalui perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, pengakuan terhadap kesatuan masyarakat hukum adat dipertegas melalui ketentuan dalam Pasal 18B ayat (2) yang berbunyi “Negara mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya sepanjang masih hidup dan sesuai dengan perkembangan masyarakat dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang diatur dalam undang-undang”.
Dalam sejarah pengaturan Desa, telah ditetapkan beberapa pengaturan tentang Desa, yaitu Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1948 tentang Pokok Pemerintahan Daerah, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1957 tentang Pokok-Pokok Pemerintahan Daerah, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1965 tentang Pokok-Pokok Pemerintahan Daerah, Undang-Undang Nomor 19 Tahun 1965 tentang Desa Praja Sebagai Bentuk Peralihan Untuk Mempercepat Terwujudnya Daerah Tingkat III di Seluruh Wilayah Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1974 tentang Pokok- Pokok Pemerintahan di Daerah, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1979 tentang Pemerintahan Desa, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah, dan terakhir dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

Undang-Undang No 6 Tahun 2014 Tentang Desa