Tampilkan postingan dengan label sumowono kec sumowono. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sumowono kec sumowono. Tampilkan semua postingan

6 Februari 2018

Peningkatan Keamanan Pasar Desa


       Pengelola Pasar Desa Sumowono bekerjasama dengan Satpol PP dan Dinas Sosial Kab. Semarang dan sejumlah pedagang Pasar Desa Sumowono bekerja keras menangkap orang gila yang beberapa bulan ini meresahkan warga Pasar Desa Sumowono dan warga sekitar. sebab telah menimbulkan korban dengan cara mengamuk seorang petani yang sedang memetik cabe, warga yang jadi korban adalah warga Nyampuran Desa Sumowono. Dari hasil konfirmasi penangkapan bahwa orang gila tersebut bernama WISNU berasal dari Propinsi Lampung, sampai berita ini dimuat bahwa orang tersebut sekarang tinggal di Dinas Sosial Propinsi Jawa Tengah (Kota Semarang) untuk dibimbing dan dirawat guna penyembuhan.
sumowono, 31-01-2018

10 November 2016

NDALEPUK (sandal ijole krupuk)



              Istilah NDALEPUK ini, dahulu sekitar tahun 80 an kita sering jumpai orang berkeliling disekitar rumah kita, namun entah sekarang kita tidak temukan fenomena ini NDALEPUK, hari ini Jumat 11/11/16 saya sempat mendapatkan ilmu baru dan informasi baru darimana asalnya istilah NDALEPUK ini muncul, atau asal istilah ini muncul. istilah dari Wilayah Pesisir Pantai Kab. Demak, dimana masyarakat sekitar pantai ini sebagian  besar berprofesi sebagai nelayan ikan di laut, nah apa hubungannya NDALEPUK dengan nelayan: Jadi begini sekitar tahun 80 - 90 an sering kita jumpai orang-orang yang berkeliling membawa kerupuk berwarna warni mereka menawarkan kerupuk ditukar dengan sandal jepit atau sandal yang berbahan dari karet. setelah ditukar sandal dengan kerupuk yang rasanya manis asin ini, ternyata sandal tersebut bukan dijual ke pabrik pengolahan sandal atau pabrik yang lain, namun oleh masyarakat sekitar pesisir pantai Kab. Demak dimanfaatkan untuk sebagai pelampung jarin / jala mereka, yang panjang jaringya mencapai ratusan meter, sehingga mereka membutuhkan pelapung yang terbuat sandal jepit sangat banyak jumlahnya, karena mayoritas para nelayan tersebut membutuhkan pelampung tersebut. nah begitulah ceritanya bahwa kenapa ada jenis kerupuk yang sekarang masih eksis yaitu KERUPUK NDALEPUK.

sumber : Ibu Arifin dr. Demak