Tampilkan postingan dengan label karnaval merti desa sumowono. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label karnaval merti desa sumowono. Tampilkan semua postingan

5 September 2017

H - 4 Persiapan Karnaval Marti Desa Sumowono Tahun 2017

Persiapan para pedagang Pasar Desa Sumowono (Panitia Karnaval Gunungan Merti Desa Sumowono) guna ikut berparstisipasi dalam acara Kirab Budaya / Karnaval merti Desa Sumowono Tahun 2017, yang akan dilaksanakan pada Hari Minggu Pon Tanggal 10 September 2017, pukul 08.00 WIB s.d selesai, wujud partisipasi para pedagang pasar desa sumowono adalah dengan membuat gunungan sejumlah 6 buah dengan ukuran tinggi gunungan 2,5 meter diamater lingkar bawah gunungan 3 meter. gunungan ini akan diisi dengan aneka barang yang diperjual belikan di Pasar Desa Sumowono seperti : Pakaian, Abrak / alat alat rumah tangga, buah-buahan, polo wijo, aneka makanan ringan, snack, ciki, kerupuk, daging / lauk pauk, dan ikan asin.
Sejumlah 6 gunungan ini rencananya akan diperebutkan di depan panggung kehormatan dalam acara kirab budaya / karnaval merti desa sumowono. gunungan ini merupakan wujud dari sedekah para pedagang Pasar Desa Sumowono.

terus semangat para pedangan pasar Desa Sumowono


26 Oktober 2016

Sego Jagung Produk Ndeso ke Kota





Setiap hari di Los / Lapak ukuran 1 x 1,5 meter Ibu Masriyati dari Dusun Jambe Rt. 02 Rw. 05 Ds. Candigaron Kec. Sumowono Kab. Semarang yang jaraknya kurang lebih 2,5 Km dari Pasar Desa Sumowono yang berbatasan dengan Kab Temanggung,  menjajakkan barang dagangannya Berupa Nasi Jagung dilengkapi uraban, sambel kelapa, dan ikan asin (gereh goreng), hampir 5 tahun berjalan. Ibu 3 anak ini setiap harinya dari pukul 01.30 Pagi sampai pukul 07.30 Pagi beliau dengan senang hati  melayani para pembeli  yang kebanyakan Pak sayur gerobak, Sego jagung ini ternyata memiliki cita rasa yang khas, hal ini dikarenakan prosses penanakan nasi jagung (adang) sampai 6 kali masak. Nasi Jagungnya ini ternyata sudah dikenal  diberapa kota, diantaranya kota-kota di wilayah Kab. Semarang, Kab. Kendal, Kab. Batang, Kab. Purwodadi, dan Kab, Temanggung. hal ini berkat dari para pedagang Sayur keleling (pak gerobak) yang hampir keseluruhan pak sayur gerobak memasarkan nasi jagungnya.