15 November 2016

Suasana Dingin Sumowono Menjadi Maknyus Ditemani Gethuk Goreng




                      Setiap pagi dari pukul 01.30 Pagi sampai 07.30 suasana dingin menusuk tulang akan sangat terasa di daerah Sumowono, Bandungan dan Limbangan, karena wilayah ini terletak di ketinggian kurang lebih 1650 dpl. sehingga hawa dingin dan kabut selalu menyelimutinya. dengan melihat suasana lingkungan dengan hawa dingin ini oleh bapak Rame dan ibu dari Dusun Jambe Rt. 03 Rw. 04 Desa Candigaron merupakan sebuah pelung usaha yang menggiurkan. Pasangan suami istri ini menjual GETHUK GORENG yang sangat renyah gurih dan manis, akan terasa maknyus jika gethuk goreng ini disantap masih dalam keadaan hangat / agak panas, hal ini sangat sesuai dengan hawa dingin di Pasar Desa Sumowono. Luar biasa maknyus nya merasakan nikmatnya gethuk goreng dalam hawa dingin.
bagi anda yang ingin merasakan sensasi suasana hawa dingin sambil menyantap gethuk goreng datang saja ke Pasar Desa Sumowono pasa jam 01.30 s.d 07.00 pagi setiap harinya.



Kue Jipang (BRONDONG ) Jagung & Beras

                  
                  
brondong ukuran bola basket
 
            Brondong adalah nama jawa dari sebuah jamilan yang tergolong makanan ringan, berbahan dari Jagung atau Beras di campur dengan gula aren (Gula Nira ) camilan ini sudah tidak asing lagi di mulut dan telinga kita, di Kios ukuran 3 x 3,5 m warga dari Temenggungan kel. Lodoyong Kec. Ambarawa Kab. Semarang 17 km dari Sumowono Bapak dan Ibu Saudia menjajakkan hasil industri warisan orang tuanya yaitu Berondong (Kue Jipang Cap MANGGA). Setiap hari pak Saudia beserta istri dengan ramah tamah melayani pembeli yang membeli Brondong nya. Usaha berondong ini telah dilakoni oleh ayahnya sejak tahun 1961, hingga turun temurun kepada anak-anaknya termasuk Pak Saudia ini, Bagi anda yang ingin membeli atau memesan produk brondong ini bisa datang saja komplek Pasar Desa Sumowono,